Sejarah Barcelona vs PSG di Liga Champions: Setiap Pertemuan Diurutkan
Sejarah Barcelona vs PSG di Liga Champions: Setiap Pertemuan Diurutkan
⚡ Poin Penting
- Comeback terbesar dalam sejarah Liga Champions. PSG memenangkan leg pertama 4-0 di Paris.
- Barcelona melakukannya. Mereka mencetak 3 gol di babak pertama di Camp Nou, lalu Neymar mencetak dua gol di 5 menit terakhir — sebuah tendangan bebas dan penalti — sebelum Sergi Roberto mencetak gol penentu di menit ke-95.
- Ini tetap menjadi pertandingan paling dramatis dalam sejarah Liga Champions. Tidak ada yang mendekati.
Barcelona vs PSG adalah rivalitas paling dramatis di Liga Champions. Setiap kali kedua tim ini bertemu, sesuatu yang gila terjadi. Gol, comeback, kontroversi, kartu merah — pertandingan ini memiliki semuanya. Dengan pertemuan perempat final lainnya di tahun 2026, mari kita urutkan setiap pertemuan Liga Champions antara kedua klub ini.
1. The Remontada — Babak 16 Besar 2017 (agg 6-5)
Comeback terbesar dalam sejarah Liga Champions. PSG memenangkan leg pertama 4-0 di Paris. Pertandingan itu sudah berakhir. Selesai. Tidak ada yang bisa bangkit dari ketertinggalan 4-0 di Liga Champions.
Barcelona melakukannya. Mereka mencetak 3 gol di babak pertama di Camp Nou, lalu Neymar mencetak dua gol di 5 menit terakhir — sebuah tendangan bebas dan penalti — sebelum Sergi Roberto mencetak gol penentu di menit ke-95. 6-1 di malam itu, 6-5 secara agregat. Camp Nou meledak. PSG hancur.
Ini tetap menjadi pertandingan paling dramatis dalam sejarah Liga Champions. Tidak ada yang mendekati.
2. Perempat Final 2024 (agg 4-6)
PSG membalas dendam. Barcelona memenangkan leg pertama 3-2 di kandang, tetapi PSG menghancurkan mereka 4-1 di Paris. Dembélé — yang baru saja meninggalkan Barcelona untuk PSG — mencetak dua gol melawan mantan klubnya. Itu brutal, dan mengakhiri musim Barcelona.
Ironi Dembélé yang menyingkirkan Barcelona hampir terlalu sempurna. Sepak bola menulis skenario terbaik.
3. Babak 16 Besar 2021 (agg 5-2)
Mbappé mengumumkan dirinya di panggung terbesar. Dia mencetak hat-trick di Camp Nou pada leg pertama — 4-1 untuk PSG. Barcelona membalas satu gol di leg kedua, tetapi itu tidak cukup. Ini adalah pertandingan yang mengukuhkan Mbappé sebagai salah satu pemain terbaik di dunia.
4. Perempat Final 2015 (agg 5-1)
MSN di puncaknya. Messi, Suárez, dan Neymar membongkar PSG dalam dua leg. Neymar mencetak dua gol di leg pertama, dan Suárez menambahkan dua gol lagi di leg kedua. Barcelona kemudian memenangkan treble musim itu. PSG hanya kalah kelas.
5. Perempat Final 2013 (agg 3-3, Barcelona dengan gol tandang)
Pertandingan yang ketat dan taktis. Barcelona memenangkan leg pertama 2-2 di Paris (gol tandang dihitung ganda saat itu), lalu bermain imbang 1-1 di kandang. Messi cedera di leg kedua, dan Barcelona harus berjuang keras untuk mendapatkan hasil tanpa dia. Itu tidak cantik, tetapi mereka berhasil lolos.
Apa yang diharapkan di tahun 2026
Jika sejarah adalah panduan, harapkan kekacauan. Barcelona di bawah Flick memainkan sepak bola agresif dan menekan tinggi yang menciptakan peluang tetapi juga meninggalkan ruang di belakang. PSG memiliki kecepatan untuk mengeksploitir ruang itu — Dembélé, Barcola, dan para winger mereka sangat cepat.
Over/under untuk total gol dalam pertandingan ini harus ditetapkan sekitar 7.5, dan saya akan mengambil over. Kedua tim ini tidak bisa memainkan pertandingan yang membosankan satu sama lain. Itu secara fisik tidak mungkin.
Barcelona sedikit diunggulkan karena keuntungan kandang mereka di leg pertama dan permainan menekan mereka yang superior. Tetapi PSG memiliki bakat individu untuk memenangkan pertandingan apa pun. Ini akan menjadi luar biasa.
Artikel Terkait
- Cengkeraman Tak Tergoyahkan Real Madrid di Liga Champions
- Analisis Data Sepak Bola: Analisis Mendalam Klasemen Minggu 17
- Erling Haaland: Mesin Gol Berbasis Data di Man City
⚡ Key Takeaways
- The greatest comeback in Champions League history. PSG won the first leg 4-0 in Paris.
- Barcelona did. They scored 3 goals in the first half at Camp Nou, then Neymar scored twice in the final 5 minutes — a fr…
- It remains the most dramatic game in Champions League history. Nothing has come close.
1. The Remontada — 2017 Round of 16 (6-5 agg)
2. 2024 Quarterfinal (4-6 agg)
3. 2021 Round of 16 (5-2 agg)
4. 2015 Quarterfinal (5-1 agg)
5. 2013 Quarterfinal (3-3 agg, Barcelona on away goals)
What to expect in 2026
Related Articles
- Real Madrid's Unyielding Grip on the Champions League
- Football Data Analytics: Week 17 Standings Deep Dive
- Erling Haaland: The Data-Driven Goal Machine at Man City
💬 Comments